Bagaimanapun, pulang kampung adalah hal yang paling membahagiakan..

Bekerja adalah hal yang sangat terhormat untuk orang yang sudah beranjak dewasa dan tanggung jawab untuk menafkahi. Dari kecil, orangtua membesarkan kita dengan penuh kasih sayang. Mereka membanting tulang bekerja untuk menunjang kelangsungan hidup kita serta menyekolahkan agar pintar dan memperoleh jenjang pendidikan tertinggi. Setelah sekolah selesai, apa yang mereka inginkan?? Tentunya kita dapat bekerja di tempat yang layak dan kita memiliki penghasilan sendiri. Utamanya bukan uang berlimpah yang mereka inginkan dari kita, tetapi bagaimana kita dapat berusaha sendiri berjuang untuk hidup. Senyum bangga orangtua sangat luar biasa…

Memang paling enak jika bekerja di kampung halaman, dekat dengan keluarga dan orang-orang tersayang. Namun, jika memang harus merantau ke luar kota, terimalah dengan ikhlas dan penuh semangat. Berat memang… berat…
Dan pulang kampung adalah hal yang paling membahagiakan di sela-sela kesibukan pekerjaan yang meletihkan. Baik badan maupun pikiran.

Alhamdulillah, minggu kemarin saya bisa pulang ke Solo, kampung halaman tercinta, meski hanya 2 hari saja..
Jumat malam, usai bekerja saya bergegas menuju ke Stasiun Senen, mananti kereta Senja utama Solo yang membawaku ke kampung halaman. Saat itu, kereta penuh sesak. memang sedang long week end. Tiket duduk, tiket berdiri pun habis dibli para penumpang. Benar, antusiasme orang Indonesia untuk pulang kampung memang besar, tidak hanya saat mudik lebaran. Di perjalanan, ada kereta yang mogok, sehingga jalur kereta mengalami gangguan yang mengakibatkan kereta telat 2 jam. pukul 09.00 tepat, baru sampailah saya. Karena orang tua bekerja, bellum ada kesempaatn pagi itu bertemu. Beberapa meniut kemudian, datanglah sang pujaan hati yang slalu kurindukan, ayah Dhamas Surya Sundaru.

bebek goreng pak slamet

bebek goreng pak slamet

Sabtu siang, kami menuju ke tempat makan favorit, yaitu Bebek Goreng Pak Slamet Kartosuro (tapi yang cabang tipes, lebih deket dari rumah). Menurut kami, ga ada yang ngalahin cita rasa bebek goreng dan sambel koreknya yang sangat pedas. Walaupun, harga cabe melambung tinggi, tidak mengurangi kepedasan sambel korek Pak Slamet. Disajikan panas disertai dengan lalapan kemangi dan daun pepaya, rasanya semakin mak nyuss…..Puas sekali makannya,,..
malam harinya baru waktu bersama keluarga, menikmati durian yang memang kegemaran kami..

Esok harinya, kami makan di Che-es Resto. Mencicipi udang saus singapore dan Cha sawi sendok… Waw, nikmat sekali.. cita rasa bawang bombaynya bisa sangat enak…dan porsi besar…tempatnya juga sangat nyaman..

Minggu sore,, waktu yang paling menyedihkan..harus balik ke kota lagi…tak apalah, dengan berat hati harus kembali bekerja lagi.. Dengan membawa semangat baru setelah week end yang menyenangkan..yang akan selalu kurindukan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s